Trafo PLN Berulang Kali Rusak, Warga Pasir Putih Keluhkan Kapasitas Daya

Supiyadi Ahmad
3 Min Read
Petugas PLN saat perbaikan trafo listrik di depan kantor kelurahan pasir Putih. (foto: ilustrasi)

Dataradio.id Pasir Putih

Kerusakan transformator (trafo) listrik milik PT PLN (Persero) di wilayah Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, dikeluhkan warga. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, trafo tersebut dilaporkan berulang kali mengalami kerusakan yang diduga akibat kapasitas daya tidak lagi mampu menampung kebutuhan listrik pelanggan.

Beny, warga RT 02 Kelurahan Pasir Putih, menyayangkan kondisi tersebut. Ia menilai PLN perlu segera melakukan evaluasi dan meningkatkan kapasitas trafo agar pasokan listrik kepada masyarakat lebih andal dan tidak terus-menerus terganggu.

Menurut Beny, solusi yang dibutuhkan bukan sekadar memperbaiki trafo setiap kali terjadi kerusakan, melainkan menggantinya dengan unit berkapasitas lebih besar sesuai kebutuhan pelanggan di wilayah tersebut.

Namun, upaya penggantian atau penambahan trafo berkapasitas besar disebut terkendala persoalan ketersediaan lahan. Beny mengaku mendapat informasi bahwa warga harus menyediakan lahan apabila ingin dilakukan pembangunan trafo dengan kapasitas lebih besar.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan bagi warga mengenai tanggung jawab PLN dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur kelistrikan, terlebih ketika kapasitas yang tersedia diduga tidak lagi memadai.

“Seharusnya PLN yang mengupayakan dan membeli lahan untuk pembangunan trafo, bukan malah berharap warga menyediakan lahan. Ke mana anggaran PLN? Kalau memang membutuhkan lahan, ya dibeli, jangan mengandalkan warga,” tegas Beny saat ditemui di sela-sela aktivitasnya merapikan toko usaha miliknya, Senin (12/10/2026) dini hari.

Beny memahami bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan memiliki ketentuan tersendiri. Namun, menurutnya, PLN perlu mempertimbangkan tingkat urgensi kebutuhan masyarakat dan tidak hanya berpatokan pada persoalan penyediaan lahan.

Ia khawatir, jika persoalan tersebut terus berlarut-larut tanpa solusi konkret, masyarakat akan menjadi pihak yang paling dirugikan akibat gangguan pasokan listrik yang berulang.

“Kalau terus menunggu warga menyediakan lahan, yang dirugikan masyarakat juga. PLN seharusnya melihat kondisi di lapangan dan segera mencari solusi agar persoalan ini tidak terus berulang,” ujarnya.

Warga berharap PLN segera melakukan pemeriksaan teknis terhadap trafo yang bermasalah, mengevaluasi kecukupan kapasitas daya, serta menjelaskan langkah penanganan yang akan dilakukan.

Warga berharap persoalan ini tidak berhenti pada perbaikan sementara, tetapi ditindaklanjuti dengan solusi jangka panjang demi menjamin keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Pasir Putih.(nez)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses