Dataradio.id| Bedahan
Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi sejumlah warga di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.
Sedikitnya 30 warga RW 08, khususnya penghuni Perumahan Diamond Green Cluster Hopen Hagen, mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut mendorong warga mengusulkan pemasangan jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama selama musim kemarau.
Namun, rencana pemasangan jaringan PDAM tersebut sempat menimbulkan pro dan kontra di lingkungan perumahan. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian warga adalah pekerjaan pemasangan pipa yang dikhawatirkan berdampak terhadap kondisi jalan serta fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum).
Persoalan itu kemudian dibahas melalui mediasi yang digelar di aula Kantor Kelurahan Bedahan pada Senin (21/9/2026).
Mediasi dihadiri warga Perumahan Diamond Green Cluster Hopen Hagen, Ketua Paguyuban Hopen Hagen, ketua RT dan RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bedahan, perwakilan Polsek Bojongsari, serta pihak Kelurahan Bedahan.
Dalam pertemuan tersebut, LPM Kelurahan Bedahan menyatakan dukungannya terhadap program penyediaan air bersih sekaligus upaya pemerintah mengurangi penggunaan air tanah.
Ketua LPM Bedahan, Rizal Antoni, mengatakan pihaknya mendukung program pemerintah dan siap mengawal proses pemasangan jaringan pipa PDAM hingga selesai.
“Dari hasil mediasi, kita mendukung program pemerintah sesuai dengan surat edaran pemerintah untuk mengurangi penggunaan air tanah. LPM siap mengawal kegiatan pemasangan pipa PDAM sampai selesai dan menjawab kekhawatiran warga terkait fasos-fasum,” ujar Rizal Antoni, Senin (21/9/2026).
Menurut Rizal, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan penting masyarakat, terlebih bagi warga yang saat ini terdampak kekeringan.
“Diizinkan atau tidak diizinkan oleh warga, saya akan tetap mengawal karena ini merupakan program pemerintah. Air sangat dibutuhkan. Apabila nanti ada sesuatu yang tidak baik, LPM akan bertanggung jawab,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rizal didampingi Ketua Paguyuban Perigi, Endang Bodon.
Mediasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kepentingan warga yang membutuhkan akses air bersih dengan kekhawatiran terkait dampak pekerjaan pemasangan jaringan PDAM terhadap jalan serta fasos-fasum di lingkungan perumahan.
Dengan adanya dukungan dan pengawalan dari LPM, proses pemasangan jaringan PDAM diharapkan dapat berjalan dengan memperhatikan kondisi lingkungan, fasilitas umum, serta kepentingan warga setempat.(nez)


