Dataradio.id| Pasir Putih
Persoalan eks Situ Gugur di kawasan Pasir Putih dan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, kembali disorot warga. Dalam aksi damai pada Rabu (23/9/2026), warga mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) turun langsung melihat kondisi kawasan yang disebut telah beralih fungsi menjadi permukiman.
Berdasarkan peta awal yang disebut warga, kawasan Situ Gugur memiliki luas kurang lebih 8 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 3 hektare disebut telah berubah menjadi kawasan perumahan. Persoalan alih fungsi kawasan ini sebelumnya juga telah menjadi perhatian Pemerintah Kota Depok. Pada Mei 2025, Wali Kota Depok Supian Suri meninjau langsung eks Situ Gugur dan menyatakan adanya upaya untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan tersebut.
Saat itu, Pemkot Depok menyebut masih terdapat peluang untuk menyelamatkan sekitar 1,5 hektare lahan.

Dalam orasinya, tokoh Paguyuban Peduli Situ Gugur, H. Robi, didampingi Mahfudin AB, Tatang TB, dan Agus Salim, meminta Wali Kota Depok kembali turun ke lokasi untuk melihat kondisi terkini.
“Saya meminta kepada Wali Kota Depok untuk mencari jalan penyelesaiannya. Mudah-mudahan beliau orang yang alim dan bijaksana, turun kembali ke lokasi Situ Gugur,” ujar Robi.
Menurut Robi, keberadaan sumber mata air di kawasan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat sekitar. Ia menilai persoalan lingkungan di wilayah itu harus segera mendapatkan perhatian karena masyarakat menghadapi persoalan kekeringan saat musim kemarau dan genangan saat musim hujan.
“Dengan dikembalikannya fungsi situ, insyaallah mata air yang ada di sini bisa dimanfaatkan warga sekitar. Musim panas kekeringan, musim hujan kebanjiran. Ini kondisi saat ini,” katanya.
Tak hanya meminta perhatian Pemkot Depok, Robi juga secara khusus mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk datang langsung ke kawasan Situ Gugur. Ia berharap pemerintah provinsi ikut mengambil bagian dalam penyelesaian persoalan tersebut.
“Saya juga meminta kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk sidak dan datang ke lokasi Situ Gugur ini. Saya dengar hari ini (23/9) beliau sedang ada di Depok,” ucapnya.
Robi juga mempertanyakan tindak lanjut setelah Wali Kota Depok sebelumnya melakukan peninjauan ke lokasi. Menurutnya, masyarakat masih menunggu langkah nyata pemerintah terkait upaya pengembalian fungsi Situ Gugur.
“Saya pertanyakan kembali kepada Wali Kota Depok Supian Suri yang telah sidak ke lokasi tersebut. Hingga saat ini belum ada realisasi yang kami lihat,” tegas Robi.
Ia kemudian menyoroti agenda kunjungan Gubernur Jawa Barat ke Depok pada hari yang sama. Menurut Robi, momentum tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk membawa persoalan Situ Gugur langsung kepada pemerintah provinsi.
“Hari ini (23/9) Wali Kota justru menerima kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Saya yakin Wali Kota mengetahui aksi kami. Harusnya Wali Kota mengajak KDM untuk langsung meninjau lokasi aksi damai kami ini,” ujarnya.
Robi menegaskan, perjuangan warga bukan semata-mata persoalan lahan, melainkan menyangkut keberlanjutan lingkungan dan ketersediaan sumber air bagi generasi mendatang.
“Situ Gugur ini adalah warisan leluhur kita yang wajib dijaga dan dilestarikan. Ini gerakan untuk menjaga dan mengembalikan Situ Gugur agar anak cucu kita ke depan tidak merasakan kekeringan akibat keserakahan oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.(nez)


