Kantor Pertanahan Depok Luncurkan Layanan Peralihan Hak 10 Hari, Jadi Satu-satunya Pilot Project di Jabar

Supiyadi Ahmad
2 Min Read
Coffee Morning BPN kota Depok bersama insan pers. (foto: drnews)

Dataradio.id| Depok

Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok Budi Jaya mengatakan, Kementerian ATR/BPN tengah melakukan transformasi besar dalam pelayanan pertanahan. Salah satunya melalui program Peralihan Hak Atas Tanah Terintegrasi 10 Hari.

Hal itu disampaikan Budi dalam acara Coffee Morning bersama insan pers di Kantor BPN/ATR Kota Depok, pada Selasa ( 15/9/2026).

“Dari Jawa Barat hanya Kota Depok yang ditunjuk untuk tahap pertama pilot project pelayanan peralihan hak terintegrasi 10 hari,” ujar Budi.

Program ini khusus untuk 5 jenis peralihan hak jual beli. Mekanismenya, setelah penjual dan pembeli memenuhi kewajiban pajak PPh dan BPHTB, PPAT wajib menerbitkan akta maksimal 2 hari. Bapenda Kota Depok menerbitkan validasi BPHTB maksimal 3 hari. Selanjutnya Kantor Pertanahan menargetkan penyelesaian sertifikat dalam 5 hari kerja.

“Total 10 hari. Tujuannya agar masyarakat dapat kepastian. Selama ini yang lama bukan di BPN-nya saja, tapi di simpul-simpul sebelumnya,” jelasnya.

Selain itu, BPN juga menjalankan Pengukuran Terjadwal untuk pendaftaran tanah pertama kali. Keuntungannya, masyarakat mendapat kepastian jadwal petugas ukur turun ke lapangan.

Budi juga menyinggung reformasi internal BPN melalui Permen ATR/BPN No. 9 Tahun 2026 tentang tipologi kantor pertanahan. Ke depan nomenklatur seksi di kantor pertanahan akan berubah menjadi “Seksi Wilayah”. Untuk Kota Depok tipe A, akan dibentuk 6 Seksi Wilayah berdasarkan pembagian kecamatan dan volume layanan. Kabupaten Bandung menjadi pilot project pertama di Jabar.

Dalam kesempatan itu, Budi mengajak media menjaga komunikasi yang baik. Ia menegaskan BPN Depok terbuka untuk kritik dan audiensi, namun menolak upaya intimidasi melalui media maupun personal.

“Silakan audiensi. Kalau saya tidak bisa, bisa melalui Kasubbag atau Kasi. Kami terus berbenah untuk pelayanan yang lebih baik dan Depok yang ramah investasi,” tegasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk 5 jurnalis korban kecelakaan laut saat meliput erupsi, serta para korban kecelakaan laut di perairan Laut Jawa beberapa hari lalu.

Ketua PWI kota Depok, Rusdi Nurdiansyah, mengapresiasi kegiatan rutin BPN Depok. “Ini jarang kami temukan di instansi lain. Komunikasi nya bagus dan berkelanjutan,” katanya.(nez)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses