Miris! Pekerja Proyek Pemerintah di Jl. Bungsan Bedahan Sawangan Depok Abaikan K3, Nyawa Pekerja Dipertaruhkan

Supiyadi Ahmad
2 Min Read
Terlihat 3 orang pekerja tengah melakukan pengecoran saluran drainase. Mirisnya, tidak satu pun dari mereka yang menggunakan helm proyek, kacamata safety, dan sepatu safety.

Dataradio.id| Bedahan

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kembali diabaikan dalam proyek pembangunan milik pemerintah di Kota Depok. Pantauan awak media di lokasi proyek galian saluran dan jalan di Jalan Bungsan, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, pada Minggu (27/9/2026), menemukan para pekerja tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) yang standar.

Terlihat 3 orang pekerja tengah melakukan pengecoran saluran drainase. Mirisnya, tidak satu pun dari mereka yang menggunakan helm proyek, kacamata safety, dan sepatu safety.

Salah satu pekerja hanya mengenakan sandal jepit, pekerja lainnya tanpa alas kaki saat berdiri di atas besi dan adukan semen. Hanya satu pekerja yang terlihat memakai rompi orange, namun tetap tidak menggunakan helm dan sepatu boots.

Padahal, sesuai dengan Undang-Undang Jasa Konstruksi dan Permenaker tentang K3, setiap proyek pemerintah wajib menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dan mewajibkan pekerja menggunakan APD lengkap.

Kondisi ini sangat berbahaya, mengingat lokasi galian cukup dalam dan terdapat besi-besi yang menjulang. Warga sekitar menyayangkan lemahnya pengawasan dari pihak kontraktor dan dinas terkait.

“Ini kan proyek pemerintah, harusnya jadi contoh. Kalau pekerja aja gak dikasih helm dan sepatu, gimana mau aman? Kalau ada yang kecelakaan siapa yang tanggung jawab,” ujar salah satu warga RW 16 Bedahan yang enggan disebutkan namanya.

Awak media akan mencoba mengkonfirmasi kepada Dinas PUPR Kota Depok dan pihak Kelurahan Bedahan terkait lemahnya pengawasan K3 pada proyek tersebut.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses