Dataradio.id| Depok
Jalan H. Muhidin bukan sekadar jalan penghubung, melainkan jalur utama yang menghubungkan Jalan Garuda, Kelurahan Pasir Putih, dengan wilayah Cipayung Jaya. Kondisi jalan yang sempit selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan karena menyulitkan arus lalu lintas, bahkan kendaraan roda empat dan roda dua sering kesulitan saat berpapasan.
Jalan tembus tersebut menjadi harapan utama masyarakat, mengingat perannya yang vital sebagai akses penghubung antarwilayah. Namun, keterbatasan lebar jalan membuat mobilitas warga terhambat dan berpotensi menimbulkan kemacetan maupun risiko kecelakaan.
Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Golkar, Nurdin Al Ardishoma, terus mendorong agar rencana pelebaran Jalan H. Muhidin segera direalisasikan. Ia meminta agar usulan yang telah diajukan dapat dikembalikan dan diprioritaskan, khususnya untuk anggaran pembebasan lahan.
“Sebetulnya jalan ini sebelumnya sudah dianggarkan, bahkan Detail Engineering Design (DED) juga sudah keluar. Tapi entah kenapa, anggaran yang diajukan justru menghilang,” ujar Nurdin, yang akrab disapa Jojon, usai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Bedahan, pada Kamis (22/1/2026).
Nurdin menegaskan, Jalan H. Muhidin merupakan urat nadi perekonomian warga, khususnya masyarakat Kelurahan Pasir Putih. Aktivitas ekonomi, distribusi barang, hingga mobilitas harian warga sangat bergantung pada akses jalan tersebut.
“Jalan ini menjadi akses utama antara Kelurahan Pasir Putih dan Kelurahan Cipayung Jaya. Sudah seharusnya pelebaran Jalan H. Muhidin menjadi prioritas,” tegasnya.
Ia berharap Pemerintah Kota Depok dapat memberikan perhatian serius agar proyek pelebaran jalan tersebut segera direalisasikan demi kelancaran lalu lintas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.(nez)


