GIR dan GPS menjadi Solusi Penanganan lokal Bencana di Kelurahan Bojongsari

Supiyadi Ahmad
4 Min Read
Camat Bojongsari bersama lurah, RT, RW, Ketua GIR, dan Bhabinkamtibmas hadir langsung meninjau rumah yang atapnya roboh

Dataradio.id| Bojongsari

Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bojongsari pada Kamis malam menyebabkan atap rumah milik pasangan Tursino dan Imas ambruk. Rumah tersebut berada di Jalan Durensari, RT 01 RW 01, Kampung Pasar Rebo, Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Camat Bojongsari bersama Lurah Bojongsari didampingi Ketua Gerakan Iuran Rame-Rame (GIR), Ketua Paguyuban RT/RW, Ketua Pokdarwis, Bhabinkamtibmas, serta elemen masyarakat lainnya meninjau langsung lokasi rumah terdampak.

Lurah Bojongsari, Yaya Sudira, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan kerusakan rumah milik keluarga Tursino dan segera melaporkannya kepada Pemerintah Kota Depok melalui dinas terkait.

“Ya, kami sudah melakukan pendataan kerusakan rumah milik keluarga Bapak Tursino. Data tersebut akan kami laporkan ke Pemerintah Kota Depok untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Untuk sementara, bantuan berupa paket sandang dan pangan sudah diberikan oleh Tagana Kota Depok,” ujar Yaya.

Selain itu, pihak kelurahan bersama komunitas sosial GIR Bojongsari tengah mengupayakan bantuan tambahan untuk meringankan beban korban, khususnya dalam proses perbaikan bagian atap rumah yang rusak akibat diterpa hujan deras.

“Kami bersama komunitas sosial GIR siap membantu warga yang mengalami musibah seperti keluarga Pak Tursino,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Bojongsari, Suryana Yusuf, menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga, seperti PMI Cabang Depok dan Baznas Kota Depok, untuk memberikan dukungan lanjutan kepada korban.

“Hari ini kami bersama lurah, RT, RW, Ketua GIR, dan Bhabinkamtibmas hadir langsung meninjau rumah yang atapnya roboh. Kami juga sudah berkoordinasi dengan PMI Cabang Depok dan Baznas Kota Depok agar dapat turun ke lapangan. Selain itu, bantuan lokal dari Kelurahan dan Kecamatan melalui dana GIR serta Gerakan Peduli Sesama (GPS) juga sudah disiapkan,” jelas Suryana.

Menurutnya, bantuan tersebut nantinya akan dipadukan dengan material bangunan seperti asbes, genteng, baja ringan, dan kebutuhan renovasi lainnya agar perbaikan atap rumah dapat segera dilakukan.
Ketua GIR Bojongsari, Daud Sulaiman, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penghimpunan dana bantuan bagi warga terdampak.

“Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Lurah, para Ketua RT dan RW, serta seluruh donatur. Dana yang terkumpul dari GIR sangat bermanfaat dalam membantu warga yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.

Daud menjelaskan, pada kegiatan sosial tersebut terdapat dua titik penyaluran bantuan, yakni di RT 01 RW 01 dan RT 03 RW 09. Untuk keluarga Tursino di RT 01 RW 01 diberikan bantuan uang tunai sebesar Rp2,3 juta beserta paket sembako, sementara bantuan di wilayah Ali Andong sebesar Rp1,5 juta plus sembako.

Di sisi lain, Imas selaku korban mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan dari pemerintah dan masyarakat.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Anak-anak sedang bekerja saat kejadian, saya berada di ruang belakang yang tidak terdampak, sedangkan suami sedang berada di kampung karena sakit stroke,” ungkap Imas.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Warga berharap proses perbaikan rumah dapat segera dilakukan agar keluarga korban dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses