Warga Perumahan Diamond Desak Serah Terima ke Pemkot, Longsor Ancam Dua Rumah di Pasir Putih

Supiyadi Ahmad
3 Min Read
Lokasi titik longsor di perumahan Diamon like, kelurahan Pasir Putih, ketua RT , RW dan warga saat menunggu kedatangan Walikota Depok.

Dataradio.id| Pasir Putih

Warga Perumahan Diamond Lake, RT 09 RW 02, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, mendesak developer segera melakukan serah terima aset perumahan kepada Pemerintah Kota Depok. Desakan ini mencuat menyusul terjadinya longsor yang mengancam keselamatan warga dan menyoroti buruknya kualitas infrastruktur di kawasan tersebut.

Longsor terjadi pada Kamis malam dan menyebabkan tebing di belakang permukiman ambrol dengan kedalaman sekitar 4 meter dan lebar mencapai 24 meter. Akibatnya, dua rumah terdampak langsung dan penghuninya terpaksa mengungsi demi keselamatan.

Ketua RT 09 RW 02, Hilman Nanda Pratama, mengatakan warga terpaksa bergerak cepat secara swadaya pada Jumat pagi dengan melakukan mitigasi darurat berupa pemasangan bambu di titik longsor.

“Warga langsung urunan untuk penanganan sementara. Dua rumah yang terdampak sudah kami evakuasi. Saat ini yang paling dibutuhkan adalah penanganan cepat berupa pembangunan turap permanen,” ujar Hilman saat ditemui di lokasi longsor, pada Senin (4/5/2026).

Menurutnya, warga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak RW, lurah, hingga Wali Kota Depok melalui media sosial. Koordinasi juga sudah dilakukan dengan pihak developer, namun hingga kini belum ada respons.

Hilman menilai konstruksi penahan tebing atau alkon di sepanjang bantaran kali diduga tidak dibangun secara optimal. Bahkan, beberapa titik disebut dalam kondisi rusak, roboh, hingga ada yang belum terpasang.

“Kalau melihat kondisi fondasi alkon di sepanjang kali, memang kurang proper dan kurang kokoh. Beberapa kali kejadian serupa terjadi. Harapan kami seluruh bantaran sungai dipasang turap yang lebih kuat dan permanen,” tegasnya.

Selain menuntut penanganan longsor, warga juga mendesak percepatan serah terima aset perumahan ke Pemkot Depok. Menurut warga, tanpa proses serah terima, pemerintah kesulitan mengalokasikan perbaikan infrastruktur maupun bantuan resmi.

Selama ini, kata warga, berbagai keluhan terkait infrastruktur perumahan dinilai tidak mendapat respons memadai dari developer Widia Persada.

“Kami ingin serah terima segera dilakukan agar pemerintah bisa masuk dan membantu perbaikan. Selama ini keluhan warga seperti menggantung tanpa kepastian,” ujar salah satu warga.

Harapan warga untuk menyampaikan langsung persoalan tersebut kepada Wali Kota Depok Supian Suri juga pupus. Sesuai agenda, Wali Kota sebelumnya dijadwalkan meninjau lokasi, namun batal hadir karena lebih dahulu mengunjungi longsor di kawasan TPA Cipayung.

Kekecewaan warga semakin bertambah setelah informasi yang diterima Ketua RT melalui sambungan telepon menyebutkan perwakilan warga diarahkan untuk bertemu dengan pihak Kecamatan Sawangan.

Kini warga berharap Pemerintah Kota Depok turun tangan lebih konkret agar penanganan longsor tidak berlarut, mengingat masih terdapat dua titik rawan longsor lain di kawasan tersebut.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses