Ketua LPM Kecewa Proses Rekrutmen Puskesmas Bedahan, Minta Dinkes Prioritaskan Warga Lokal

Supiyadi Ahmad
3 Min Read
Gedung Puskesmas Bedahan. (dok)

Dataradio.id| Bedahan

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bedahan, Rizal Antoni, menyampaikan kekecewaannya terhadap kebijakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok terkait tahapan rekrutmen tenaga nonmedis di Puskesmas Kelurahan Bedahan.

Kekecewaan tersebut muncul karena dalam proses rekrutmen tenaga umum, pihak puskesmas hanya menerima dua orang, padahal pendaftaran dilakukan secara daring dan dinilai seharusnya dapat lebih memprioritaskan warga setempat.

“Awalnya informasi yang kami terima ada 17 formasi, terdiri dari 10 tenaga medis dan 7 tenaga umum, seperti keamanan, office boy, dan pelayanan. Tapi kenyataannya, tenaga umum yang diterima hanya dua orang. Ini jelas tidak seimbang,” ujar Rizal Antoni, yang akrab disapa Anton Bule, pada Rabu (28/1/2026).

Anton menambahkan, bahkan sempat beredar informasi bahwa total rekrutmen mencapai 31 orang yang dibagi antara tenaga medis dan nonmedis. Namun, jika warga Bedahan hanya dua orang yang diterima bekerja di puskesmas tersebut, hal itu dinilai tidak mencerminkan keberpihakan kepada masyarakat sekitar.

Meski demikian, Anton tetap mengapresiasi Pemerintah Kota Depok (Pemkot Depok) atas pembangunan fasilitas kesehatan di wilayahnya. Ia menyebut keberadaan puskesmas tersebut merupakan harapan masyarakat Bedahan yang telah dinantikan selama puluhan tahun.

“Sebagai Ketua LPM, tentu kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkot Depok atas pembangunan puskesmas ini. Manfaat kesehatannya sangat besar bagi warga,” katanya.

Namun, terkait minimnya jumlah tenaga nonmedis dari warga lokal yang direkrut, Anton meminta Dinas Kesehatan untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut, agar masyarakat Bedahan tidak hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.

“Kalau hanya dua orang yang diterima, itu tidak seimbang dengan kebutuhan dan jumlah pegawai keseluruhan. Minimal lima orang tenaga umum seharusnya berasal dari warga Bedahan,” tegasnya.

Puskesmas Kelurahan Bedahan sendiri berlokasi di Jalan Jabon, RW 15, Kelurahan Bedahan. Anton berharap kehadiran fasilitas kesehatan tersebut tidak hanya memberikan layanan pengobatan, tetapi juga manfaat ekonomi, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia pun mendorong adanya koordinasi antara Dinas Kesehatan, LPM, dan pihak kelurahan, agar proses rekrutmen ke depan dapat lebih transparan dan berpihak kepada masyarakat sekitar.

“Kami berharap ada pengkajian ulang dan koordinasi dengan LPM atau kelurahan, supaya kehadiran puskesmas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Bedahan secara menyeluruh,” pungkasnya.(nez)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses