
Dataradio.id| Bedahan
Kondisi jalan rusak parah di Perumahan Sawangan Village, RW 15, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, akses jalan utama di kawasan tersebut disebut telah bertahun-tahun rusak tanpa adanya perbaikan yang jelas, sehingga memicu keresahan warga.
Ketua RW 15 Sawangan Village, Faisal, mengatakan dalam waktu dekat pihak developer Swarna Asri akan menggelar pertemuan dengan pengurus lingkungan dan warga terkait kondisi jalan yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah.
“Dalam waktu dekat akan ada pertemuan dengan pihak developer Swarna Asri bersama Ketua RW dan lima RT di Sawangan Village untuk membahas kondisi jalan utama yang rusak parah,” ujar Faisal saat dikonfirmasi di kediaman Ketua RT 01, pada Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, pertemuan tersebut direncanakan berlangsung pada Minggu (3/5/2026). Salah satu agenda yang akan dibahas yakni rencana penutupan akses jalan utama yang kondisinya dinilai membahayakan pengguna jalan.
Selain persoalan kerusakan jalan, Faisal juga mempertanyakan status jalan utama yang melintasi Perumahan ISPI sebagai akses menuju Sawangan Village. Ia menilai kejelasan status jalan tersebut penting diketahui warga.
“Warga juga mempertanyakan apakah jalan utama yang melalui Perumahan ISPI itu sudah menjadi jalan umum atau belum. Pemerintah harus tegas, karena warga perlu mendapatkan kepastian,” tegasnya.
Senada, Ketua RT 01 Sawangan Village, Ahmad Iyan, meminta Pemerintah Kota Depok memberi perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Ia menilai kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun harus segera mendapat solusi konkret.
“Kami warga Sawangan Village menagih janji Wali Kota Depok saat masa kampanye. Sudah seharusnya wali kota duduk bersama warga dan developer untuk mencari solusi. Warga butuh jawaban dan kepastian,” katanya.
Ahmad Iyan mengungkapkan, selain kerusakan yang semakin parah, kondisi jalan tersebut juga disebut telah beberapa kali memicu kecelakaan hingga menelan korban jiwa.
“Jangan sampai kejadian serupa terulang lagi. Jalan ini sudah banyak makan korban, sehingga harus segera ada tindakan nyata,” ujarnya.
Ia juga meminta DPRD Kota Depok, khususnya Komisi A dan pihak terkait perizinan, segera memanggil developer guna memberikan kejelasan kepada warga terkait tanggung jawab perbaikan jalan.
Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Depok dikabarkan telah meninjau langsung lokasi jalan rusak tersebut.
“Tadi ada pihak dari PU datang melihat kondisi jalan. Namun, kami belum mengetahui tindak lanjutnya. Mereka hanya menyampaikan akan melaporkan hasil peninjauan kepada kepala dinas,” pungkasnya.


