


Dataradio.id| Bojongsari
Polsek Bojongsari mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang berlangsung pada 13–25 Maret 2026 di wilayah hukumnya.
Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari mengatakan selama 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 mulai dari 13 Maret 2026 berakhir di 25 Maret 2026, secara keseluruhan laporan yang masuk dapat mengurangi angka kejadian Laka Lantas dan Kriminalitas khususnya tawuran.
“Secara umum kejadian Laka Lantas dan Kriminalitas di wilayah hukum Polsek Bojongsari trendnya menurun. Untuk kejadian tawuran tidak ada alias zero di titik-titik rawan tawuran selama di bulan puasa Ramadan,” ujar Fauzan Thohari didamping Wadanramil 05/Sawangan Kapten Inf Sumarno, Lurah Duren Seribu, Ahmad Sabani, dalam acara Jumat Curhat Polsek Bojongsari Polres Metro Depok di Masjid Jami Nurul Hidayah, RT 001 RW 04, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, pada Jumat siang, (27/3/2026).
Semua itu dapat dicapai, menurut Fauzan berkat kolaborasi antar semua pihak tiga pilar, potensi masyarakat, perangkat lingkungan RT dan RW, serta tokoh masyarakat dan agama yang bersatu peduli dalam menjaga lingkungan dari gangguan kamtibmas.
“Dalam menjaga wilayah kami tidak dapat bekerja sendiri tapi kerjasama dengan semua unsur dan potensi masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap aman kondusif,” tuturnya.
Fauzan menghimbau, meski masih belum pada pulang ke rumah warga masih ada yang di kampung halaman mudik. Paling tidak bisa bersama-sama membantu menjaga rumah tetangga yang ditinggal mudik untuk tidak terjadi pencurian.
“Anggota kami rutin melakukan patroli dan sambang ke rumah warga yang masih ditinggal mudik. Patroli bersama anggota Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat rutin dilakukan di wilayah masing-masing pada jam-jam rawan,” ungkapnya.
Terpisah Lurah Duren Seribu, Ahmad Sabeni menambahkan selama ini antara kelurahan dengan Polsek yakini anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa kerap melakukan rutin dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.
“Alhamdullilah situasi kamtibmas di bulan Suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah secara umum untuk wilayah Bojongsari aman. Baik aman kategori dari kriminalitas maupun tawuran dimana wilayah Arco Pengasinan dikenal sebagai Gaza biang tempat tawuran selama puasa kondusif nihil kejadian,” ujar Sabeni kepada Poskota di lokasi Jumat Curhat Masjid Jami Nurul Hidayah, Bojongsari, Kota Depok.
Dapat tetap aman dan kondusif di wilayah, menurut Sabeni, berkat kolaborasi kerjasama antara tiga pilar dengan masyarakat yang kerap rutin melakukan patroli sambang di lingkungan.
“Patroli pada saat jam rawan selama bulan puasan kami rutin melakukan sampai menjelang sahur. Sasaran ke titik rawan tawuran dan pencurian rumah kosong. Alhamdullilah yang tadinya di Jalan Arco Pengasinan dikenal sebagai jalur Gaza biang tawuran kini zero tawuran aman kondusif,” tutupnya.
Sementara itu, Wadanramil Sawangan, Kapten Inf Sumarno menambahkan TNI dalam hal ini anggota Koramil Sawangan selalu bersinergi dengan Polsek Bojongsari dan Kecamatan maupun kelurahan dalam ikut partisipasi melakukan patroli.
“Setiap patroli rutin anggota koramil ikut serta membantu turun guna menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif,” tutupnya. (dr)


