Ngubek Empang Jadi Tradisi Pembuka Lebaran Depok 2026 di Sawangan

Supiyadi Ahmad
2 Min Read
Ketua lokal lebaran Depok 2026 kecamatan Sawangan, Maralih Nursahid.

Dataradio.id| Sawangan

Perayaan Lebaran Depok 2026 akan diawali dengan tradisi khas Betawi Depok, yakni ngubek empang, yang dipusatkan di Kecamatan Sawangan pada 5 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal yang terus dijaga dalam rangkaian Lebaran Depok.

Ketua lokal lebaran Depok 2026 empat kecamatan, Maralih Nursahid, mengatakan bahwa Sawangan menjadi satu-satunya kecamatan dari empat wilayah yang menggelar tradisi ngubek empang pada pembukaan tahun ini. Lokasi kegiatan berada di area empang yang terletak di perbatasan Kelurahan Duren Seribu dan Pengasinan.

“Setiap kelurahan akan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti lomba ngubek empang,” ujar Maralih, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, anggaran sebesar Rp65 juta disiapkan untuk mendukung pelaksanaan pembukaan Lebaran Depok yang melibatkan empat kecamatan. Selain lomba tradisional, panitia juga merencanakan hiburan musik dangdut dari grup Mardhatillah, meski hingga kini masih menunggu kepastian.

“Untuk musik dangdut Mardhatillah group belum dipastikan, tapi dalam rencana anggaran biaya sudah dicantumkan,” jelasnya.

Maralih juga mengajak masyarakat, khususnya warga Kecamatan Sawangan, Bojongsari, Limo, Cinere untuk turut meramaikan rangkaian kegiatan Lebaran Depok. 

Menurutnya, acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya Betawi Depok serta budaya Nusantara.

Selain ngubek empang, Kecamatan Sawangan juga tengah mempersiapkan pawai budaya Betawi yang akan digelar pada puncak acara, 7 Mei 2026, di Alun-alun Grand Depok City (GDC).

Adapun susunan acara ngubek empang dimulai sejak pagi hari dengan kegiatan selamatan dan ngaduk dodol, dilanjutkan pembukaan resmi oleh panitia dan Pemerintah Kota Depok. 

Lomba ngubek empang akan diikuti perwakilan dari 22 kelurahan dengan masing-masing tim beranggotakan lima orang.

Setelah lomba, kegiatan dilanjutkan dengan ngubek empang untuk masyarakat umum dari empat kecamatan, istirahat, hingga pengumuman pemenang dan pemberian hadiah. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan hiburan dangdut yang akan berlangsung hingga malam hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tradisi lokal seperti ngubek empang tetap lestari dan menjadi daya tarik budaya dalam perayaan Lebaran Depok.(nez)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses