Dataradio.id| Duren Seribu
Upaya menjaga kebersihan lingkungan terus digencarkan Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Depok. Lurah Duren Seribu Ahmad Sabani bersama jajaran kelurahan, Karang Taruna Kelurahan Duren Seribu (Duser), serta komunitas Kampung Kandang Bersatu (K2B) kembali melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Jalan Arco Raya, pada Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Menurut Ahmad Sabani, aksi bersih-bersih tidak harus menunggu jadwal maupun momentum tertentu. Ketika ditemukan sampah atau rumput yang sudah panjang, warga dan unsur masyarakat langsung bergerak untuk membersihkannya.
“Tidak harus menunggu jadwal atau momen tertentu. Kalau melihat ada sampah atau rumput yang sudah panjang, langsung kita bersihkan,” ujar Sabani.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan menjaga kebersihan wilayah Kelurahan Duren Seribu sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat agar memiliki kepedulian dan kesadaran dalam menjaga lingkungan.
Menurut Sabani, gerakan kebersihan juga mulai menjadi rutinitas di tingkat RT. Dari sekitar 40 RT yang ada di Kelurahan Duren Seribu, sekitar 30 RT telah melaksanakan kegiatan kebersihan secara rutin.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui berbagai gerakan kebersihan warga, seperti kerja bakti dan kegiatan kebersihan lingkungan yang dilaksanakan secara berkala. Keterlibatan masyarakat juga cukup luas, termasuk ibu-ibu kader PKK, majelis taklim, serta ibu rumah tangga.
“Jadi kegiatan kebersihan di tingkat RT sudah menjadi kendaraan masyarakat. Banyak yang terlibat, terutama ibu-ibu kader PKK, majelis taklim dan ibu rumah tangga,” katanya.
Sabani menegaskan, kebersihan di Duren Seribu kini tidak lagi sekadar kegiatan seremonial. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan secara rutin mulai tumbuh dan menjadi bagian dari budaya warga.
Sejak awal menjabat sebagai lurah, Sabani terus mendorong edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Upaya tersebut juga mendapat dukungan melalui program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities (ISWMP).
Kelurahan Duren Seribu menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan intervensi program tersebut. Program ISWMP didanai Bank Dunia dan dilaksanakan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, dengan fokus pada pengelolaan sampah skala kawasan berbasis masyarakat.
Melalui program tersebut, akan dibentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS). Pengelolaannya mengacu pada Rencana Teknis Pengelolaan Sampah (RTPS), dengan tujuan mendorong pengelolaan sampah yang lebih profesional dan modern.
Dengan berbagai upaya tersebut, Kelurahan Duren Seribu mendorong agar kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran masyarakat.(nez)


