Dataradio.id| Depok
Rangkaian perayaan Lebaran Depok 2026 terus menghadirkan kemeriahan dan nuansa budaya khas Betawi Depok. Memasuki hari keempat, Jumat (8/5/2026), masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan budaya, kuliner tradisional, hingga hiburan rakyat yang dipusatkan di Alun-alun Timur Grand Depok City (GDC).
Ketua Panitia Lebaran Depok 2026, H. Hamzah, mengajak seluruh warga untuk hadir dan meramaikan rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari pelestarian budaya masyarakat Depok.
“Lebaran Depok bukan sekadar perayaan, tetapi ruang kebersamaan untuk menjaga tradisi dan memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya Betawi Depok. Kami mengajak seluruh masyarakat hadir bersama keluarga, menikmati warisan budaya, kuliner tradisional, dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas warga Depok. Insyaallah, Lebaran Depok tahun 2026 ini akan lebih meriah, lebih hangat, dan semakin membanggakan,” ujar H. Hamzah.
Mengusung tema “Pasar Pengabisan dan Kue Maleman”, kegiatan akan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan senam aerobik bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) melalui komunitas SSCM/ORHIBA di panggung utama.
Kemudian acara dilanjutkan dengan Parade Mawalan yang dipandu oleh Ahmad Subari, sebelum pembukaan resmi oleh MC Cablak dan Cang Rohim pada pukul 08.00 WIB.
Suasana budaya Betawi Depok semakin terasa melalui sesi selayang pandang mengenai adat istiadat pasar pengabisan menjelang Lebaran yang akan disampaikan Baba H. Ahmad Dahlan dari KOOD Berbudaya.
Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangnguluang Mansur dijadwalkan membuka secara resmi kegiatan Pasar Pengabisan dan Kue Maleman pada pukul 08.30 WIB.
Selain pertunjukan seni dan budaya, pengunjung juga dapat menikmati berbagai sajian khas tradisional Betawi Depok, seperti dodol, geplak, kembang goyang, cucur, lupis, putu wayang, akar kelapa, biji ketapang, wajik, hingga kolang-kaling. Beragam kuliner khas lainnya seperti kerak telor, tahu seksa, tempe uli, ketupat, semur daging, pecak, dan gabus pucung turut memeriahkan acara.
Kegiatan budaya juga akan diisi dengan lomba “Nyeritain Bikin Dodol” menggunakan bahasa Depok untuk pelajar SMP yang digelar di area Pasar Pengabisan.
Sementara itu, panggung hiburan akan dimeriahkan berbagai penampilan seni, di antaranya Tari Jaipong Kreasi dari Sanggar Seni Tari Amelia, penampilan Sekolah Lansia Tanah Baru, Lansia Tangguh Kota Depok dengan Tari Nusantara/Wonderland Indonesia, Sanggar Tari Puspa Natya melalui Tari Angguk Joz, hingga penampilan Bagas dan Zhafira.
Lebaran Depok 2026 diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda dan masyarakat luas.


