Sanlat SDN Curug 1 Bojongsari Ditutup dengan Santunan Yatim dan Dhuafa

Supiyadi Ahmad
3 Min Read
Suasana Ramadhan terasa penuh semangat di lingkungan SDN Curug 1, Kecamatan Bojongsari. Melalui kegiatan pesantren kilat (Sanlat),

Dataradio.id| Bojongsari 

Suasana Ramadhan terasa penuh semangat di lingkungan SDN Curug 1, Kecamatan Bojongsari. Melalui kegiatan pesantren kilat (Sanlat), para siswa diajak memperdalam pemahaman agama sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dengan berbagi kepada anak yatim dan dhuafa.

Kegiatan Sanlat yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (11–13/3/2026), ditutup dengan kegiatan Ramadhan Berbagi berupa santunan kepada puluhan anak yatim dan dhuafa.

Kepala SDN Curug 1, Cecep Rohaedi, mengatakan bahwa kegiatan pesantren kilat merupakan agenda rutin sekolah setiap bulan suci Ramadhan.

“Sanlat ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan anak-anak tentang agama, tetapi juga meningkatkan semangat mereka dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan,” ujar Cecep.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, mulai dari guru Pendidikan Agama Islam (PAI), para guru, Komite Sekolah hingga orang tua murid.

“Terima kasih kepada guru PAI, bapak ibu guru, komite sekolah serta seluruh wali murid yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Guru PAI SDN Curug 1, Novita Safitri, menjelaskan bahwa selama kegiatan Sanlat para siswa mengikuti berbagai aktivitas keagamaan.

“Setiap hari kegiatan dimulai dengan salat Duha berjamaah dan tadarus Al-Qur’an. Setelah itu siswa mengikuti materi sanlat di kelas seperti pembelajaran tentang puasa, salat, akhlak terpuji, hingga kegiatan drama edukatif,” jelas Novita.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memotivasi siswa dalam mempelajari ilmu agama sekaligus mempererat ukhuwah di antara siswa.

“Walaupun dilaksanakan dalam waktu singkat, kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak untuk lebih semangat belajar agama dan mempererat kebersamaan antar siswa,” ujarnya.

Di hari terakhir kegiatan, sekolah juga menggelar program Ramadhan Berbagi dengan memberikan santunan kepada 21 anak yatim dan 41 anak dhuafa.

Ketua Komite SDN Curug 1, Yunita Wulandari, mengatakan kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari program rutin yang selama ini dijalankan bersama para donatur dan masyarakat sekitar.

“Awalnya kegiatan santunan ini kami lakukan setiap pekan pada hari Jumat. Namun sekarang masih bisa berjalan meski sebulan sekali melalui program Jumat Berkah Peduli bekerja sama dengan Tim bjb dari Perumahan Green Land Curug,” ujar Yunita.

Menurutnya, kegiatan santunan pada bulan Ramadhan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepala sekolah, guru, komite sekolah, orang tua murid dari kelas satu hingga enam, hingga para donatur dari keluarga dan kerabat.

Dalam kegiatan tersebut, anak yatim menerima santunan berupa uang sebesar Rp150 ribu, kupon belanja Rp50 ribu dari para donatur, serta paket snack dari Tim bjb Green Land. Sementara itu, anak dhuafa menerima santunan sebesar Rp50 ribu serta paket snack dari para donatur dan wali murid.

“Harapan kami sederhana, semoga kegiatan ini bisa membuat anak-anak merasa bahagia. Walaupun sederhana, tetapi memiliki makna kebersamaan dan kepedulian,” pungkasnya.(dr)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses