Dataradio.id| Pasir Putih
Maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah menjadi perhatian berbagai pihak. Menyikapi persoalan tersebut, Widia Sport Center (WSC) menghadirkan kelas bela diri karate sebagai upaya membekali anak-anak dengan kemampuan bela diri sekaligus menanamkan nilai disiplin, pengendalian emosi, dan etika.
Owner Widia Sport Center, Widia, mengatakan pembukaan kelas karate tersebut dilatarbelakangi keprihatinannya terhadap kasus perundungan yang kian mengkhawatirkan. Melalui kegiatan ini, ia berharap masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya membekali anak-anak dengan pendidikan bela diri yang diiringi pembentukan karakter.
“Kami membuka kelas bela diri seperti karate karena ada kekhawatiran terhadap isu perundungan yang sudah sangat mengkhawatirkan. Bagaimana caranya masyarakat lebih peduli dan membekali anak-anaknya dengan ilmu bela diri. Saya yakin, anak-anak yang belajar bela diri dengan pembekalan yang tepat akan memahami bahwa kemampuan tersebut bukan untuk semena-mena melakukan kekerasan terhadap teman,” jelas Widia.

Untuk mendukung keberlangsungan program tersebut, Widia Sport Center berkolaborasi dengan Perguruan Kei Shin Kan Karate-Do Kota Depok dengan mendirikan Pegasus Karate Akademi WSC. Akademi ini berada di bawah pembinaan Senpai Rizal Firmansyah bersama manajemen WSC.
Senpai Rizal Firmansyah mengapresiasi langkah Widia Sport Center yang dinilainya memiliki tujuan positif, tidak hanya dalam pengembangan prestasi olahraga, tetapi juga dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurut Rizal, pendidikan karate tidak semata-mata berorientasi pada kemampuan bertanding dan meraih prestasi. Para karateka juga dibekali nilai-nilai adab, etika, kedisiplinan, pengendalian emosi, serta solidaritas.
“Pembekalan sudah pasti. Selain prestasi, kita selalu menjunjung tinggi adab dan etika. Karateka sejati tidak akan mudah tersulut emosi, mampu mengelola emosinya, serta memiliki kedisiplinan dan jiwa solidaritas yang tinggi,” ungkap Rizal.
Keputusan Widia Sport Center menggandeng Kei Shin Kan Karate-Do Kota Depok juga didukung rekam jejak prestasi para kohai atau murid dari perguruan tersebut. Pengalaman dan pencapaian yang dimiliki menjadi salah satu pertimbangan dalam membangun akademi karate yang berorientasi pada pembinaan atlet sekaligus pengembangan karakter.
Pegasus Karate Akademi WSC telah mulai membuka pendaftaran pada Oktober 2026. Kehadiran akademi ini diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga karate melalui pembinaan yang terarah.
Rizal berharap kolaborasi tersebut dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Depok, tanpa mengesampingkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap melalui kolaborasi ini dapat mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Depok. Namun, yang tidak kalah penting adalah membentuk pribadi yang menjunjung tinggi adab dan etika, rendah hati, serta memiliki solidaritas yang kuat,” pungkasnya.(cyu)


