Dataradio.id| Bedahan
Wali Kota Depok, Supian Suri, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar-RW Paguyuban Perigi-Bedahan Cup I Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Bedahan, Kecamatan Sawangan, pada Sabtu (18/7/2026) pukul 14.00 WIB.
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan pertama oleh Wali Kota Depok, didampingi Anggota DPRD Kota Depok Nurdin Al Ardishoma, Babai Suhaemi, serta Camat Sawangan Anwar Nasihin, serta seluruh panitia.
Ketua Panitia, Zaenudin Tumbra, didampingi H. Ahmad Nawawi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paguyuban Perigi-Bedahan yang telah berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Salam olahraga. Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh teman-teman Paguyuban Perigi-Bedahan. Tanpa kebersamaan dan kerja keras semuanya, kegiatan ini tidak mungkin bisa terlaksana,” ujar Zaenudin.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Endang Bodon dan H. Away yang dinilai memiliki semangat luar biasa dalam menggagas kegiatan tersebut.
“Awalnya saya sempat mengatakan kondisi ekonomi sedang sulit. Namun karena semangat yang ditunjukkan Pak Endang Bodon dan teman-teman begitu besar, akhirnya saya ikut mendukung penuh. Kalau semangat teman dipatahkan, tentu tidak baik. Alhamdulillah, berkat kekompakan semua pihak, acara ini dapat berjalan lancar,” katanya.
Zaenudin berharap Pemerintah Kota Depok terus memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat.
“Kami berharap dukungan dari Bapak Wali Kota, anggota DPRD, dan Pak Camat terus mengalir. Dukungan itu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kekompakan dan menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam olahraga. Yang terpenting adalah menjaga persaudaraan, kekompakan, dan mengesampingkan ego demi kebersamaan,” pesannya.
Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan bahwa turnamen sepak bola bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan persatuan masyarakat.
“Benar seperti yang disampaikan Bang Tumbra, modal utama kita adalah kekompakan dan kebersamaan. Turnamen ini harus menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, bukan memecah belah. Bermain bola sekaligus menjadi momen berkumpul dan memperkuat rasa kekeluargaan,” ujar Supian.
Ia juga berharap kegiatan olahraga seperti ini mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di masa depan.
“Kita berharap anak-anak kita kelak menjadi pemain sepak bola hebat. Siapa tahu empat atau delapan tahun ke depan Indonesia bisa tampil di Piala Dunia,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Supian juga berharap Lapangan Sepak Bola Bedahan tetap dapat dipertahankan sebagai ruang publik bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan lapangan ini tetap menjadi milik warga Kelurahan Bedahan. Dengan adanya lapangan, masyarakat memiliki tempat beraktivitas, berolahraga, dan mempererat kebersamaan,” katanya.

Dikesempatan itu, wali kota Depok Supian Suri memberikan bantuan kepada panitia turnamen Paguyuban Perigi-Bedahan Cup 1 2026 dengan nilai Rp.10 juta yang diserahkan kepada H. Ahmad Nawawi bos Away akrabnya.
Usai seremoni pembukaan, pertandingan ekshibisi mempertemukan tim ASN All Star melawan Paguyuban, yang berlangsung selama 30 menit dan berakhir dengan skor imbang.
Selanjutnya, pertandingan resmi mempertemukan Tim Paguyuban melawan RW 16 dengan durasi pertandingan 2 x 25 menit.
Panitia juga menjelaskan bahwa Turnamen Paguyuban Perigi-Bedahan Cup I 2026 akan menggunakan dua lapangan pertandingan. Pekan pertama seluruh laga digelar di Lapangan Bedahan, sedangkan pertandingan pada pekan berikutnya akan dilaksanakan di Lapangan Perigi Bintang Fajar.
Turnamen ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet sepak bola potensial, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat di Kelurahan Bedahan dan sekitarnya.(nez)


