Dataradio.id| Cinere
Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan ditunjukkan UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Cinere, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok. Bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok, petugas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kemarau panjang.
Kemarau panjang yang terjadi tahun ini sebagai dampak fenomena El Niño diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berlangsung hingga November 2026. Kondisi tersebut menyebabkan dampak kekeringan meluas dan sejumlah wilayah di Kota Depok mulai mengalami krisis air bersih.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok. Sejumlah warga di wilayah tersebut mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala UPT Damkar Cinere, Dodi Iskandar, mengambil inisiatif untuk berkolaborasi dengan PMI Kota Depok guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.
Dodi mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pimpinan sekaligus respons atas laporan dan keluhan masyarakat terkait krisis air bersih.
“Berdasarkan instruksi pimpinan (Kadis Damkar), agar kita bisa membantu masyarakat yang mengalami dampak kekeringan ini,” ujar Dodi.
Ia menambahkan, bantuan air bersih diberikan setelah pihaknya menerima laporan dari warga yang membutuhkan.
“Berdasarkan laporan atau keluhan warga kepada kami, maka kami berinisiatif untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Untuk melakukan aksi ini, kami berkolaborasi dengan PMI Kota Depok,” katanya.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut dilaksanakan pada Sabtu, (12/9/2026). Kegiatan berlangsung di Jalan Swadaya RT 04/RW 02, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 45 kepala keluarga menjadi penerima manfaat bantuan air bersih.
Untuk mendukung penyaluran, UPT Damkar Cinere mengerahkan tiga personel dengan satu unit kendaraan operasional Ranger. Sementara itu, PMI Kota Depok menurunkan dua personel dengan satu unit truk tangki air berkapasitas 4.000 liter.
Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar berupa air bersih tetap dapat terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.(nez)


